TENTANG PERSIDANGAN

Sidang Sinode XIX

Berakar dalam Firman, bertumbuh dalam kasih, dan bersaksi bagi Papua dan dunia.

INFORMASI

Sidang Sinode XIX

"Sebab dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: segala sesuatu. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya." (Roma 11:36)

Dengan penuh syukur kepada Tuhan Yesus Kristus Kepala Gereja, proposal Pelaksanaan Sidang XIX Sinode GKI di Tanah Papua ini disusun sebagai wujud panggilan gereja untuk terus menghadirkan kasih, keadilan, dan damai sejahtera Allah di tengah kehidupan umat dan masyarakat Papua.

Sidang Sinode merupakan ruang persekutuan iman untuk mendengarkan kehendak Tuhan, mengevaluasi pelayanan, serta merumuskan arah kesaksian gereja dalam menjawab berbagai tantangan zaman. Di tengah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan hidup, serta berbagai ancaman terhadap hak-hak masyarakat adat dan tanah ulayat, gereja dipanggil untuk memperkuat umat, membela martabat manusia, dan merawat keutuhan ciptaan sebagai bagian dari karya penyelamatan Allah.

Penyelenggaraan Sidang XIX Sinode di Teluk Wondama, pusat sejarah peradaban pendidikan di Tanah Papua, menjadi momentum untuk merefleksikan karya Tuhan dalam sejarah serta memperbarui komitmen gereja bagi masa depan Papua yang adil, damai, dan sejahtera.

Kiranya seluruh proses dan hasil Sidang XIX Sinode GKI di Tanah Papua menjadi berkat bagi gereja, masyarakat, dan Tanah Papua.